Sastrawan Muda


Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com
terima kasih telah berkunjung di bloger karya putra yogyakarta. saran dan kritik adalah sebuah permintaan tak bersuara dari saya pribadi demi terciptanya sebuah kelayakan pada karya ini. :)

Selasa, 04 Oktober 2011

TINTA UNTUK SEORANG IBU


Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Tiga Arjuna kecil mu...

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.

Bertahan


oleh Annisa Therainfresh pada 24 Maret 2011 jam 21:23
Gundah menyelimuti hati.
Fikir tertutup awan kelabu.
Rasa yang tak diinginkan.
Datang menghampiriku.

Resah juga gelisa



Tentang rasa

oleh Annisa Therainfresh pada 11 Agustus 2011 jam 12:28
ia telah mengenyam derita dan tiran rasa
ia mencoba tersenyum di bawah kepedihan
desahannya adalah kepiluan yang terkomplikasi
ia meletakan kondisi sehingga hatinya terkondisi

ia derai air matanya hingga melaut dengan kesedihan
ia membenci dan; mengutuk hukum perasaan manusia
ia terlahir dari pola pikir dan kebijaksanaan setelah derita
setelah ini ia harus membangun jiwanya

kekasihnya adalah dirinya sendiri
ia bakar segala ketamakan dan kemunafikan
yang kerap kali ia tak mampu melihat jiwanya
dan ia bahagia karena rasa............


kekecewaaan

oleh Annisa Therainfresh pada 18 Juli 2011 jam 7:18
kupasrahkn pdmu y allahi,mungkn saat ne q sdg kcewa,ptahhti n trluka krn org yg q cintai.
tp aq coba tuk trsnyum

MALAM 27 OKTOBER 1998


Terbujur kaku pikirku pada sinar tembaga redup
Lepas segala sadar pada renungan tentang hidup
Dingin, dingin dan beku dadaku
Rasa rindu menyelinap jauh dan tajam
Sekerjap kulihat dia
Renung dan diam
Mataku tersengat
Kususul wajahnya, jauh di belakangku
Sesenggukan sepi menyergap hatiku
Ia telah datang, hadir di depan mataku
Dengan wajahnya yang teduh
Cantik laksana edelweis yang berembun saat pagi
Ia bagaikan setiap rintik juhan yang memberika kehidupan
Senyum, sunggingan sederhana bersinar
Menyimpan sejuta makna dan debar dalam diriku
Ia cantik, dan tak pernah secantik itu
Ia anggun, saat suaranya melemahkan nadiku
Ia memanggilku, kakak, sama seperti saat dulu
Dapatkah ia merasakan?
Senyum getirku,
Menunggu akan kehadirannya,
Saat rasa rindu mendesak mimpiku tuk terbangun
Saat September memanggilku untuk bercanda denganmu
Saat malam menjadi penghubung kita
Tahukah dia, bahwa aku merindukan tatap teduhnya?
Bahwa aku rindu untuk mengolok hidung kecilnya?
Sebuah topeng utnuk mengucapkan
Betapa sempurnanya dia bagiku

UNTUKMU YANG DI SEBERANG

Apa kaba r sayangku
Kau yang nun jauh di mata
Kau yang tak pernah aku lihat lagi

Senyum mu... Tawa mu dan aroma tubuh mu
Tak kan pernah hilang di hatiku
Takkan pernah kubiarkan cinta mu tenggelam
Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi

Ingin ku rajut kembali asrama sperti yang dulu
Disaat kita selalu mengungkapkan isi hati kita
Disaat kita berbagi suka duka

Andai saja ku bisa mengubah takdir ini
Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku
Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku
Ku ingin kau kembali di sisiku....

Semoga cinta kita takkan pernah pudar
Seiring berjalannya waktu
Semoga Kau dan aku tetap menjadi satu
Walai cobaan ini terasa berat....

Biarkan cinta kita tetap menyatu
Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati
Biarkan Jarak menjadi penghalang mata kita...
Tetapi Hati kita takkan pernah berpisah....

Keyakinan Hati


oleh Nasution Sweet pada 08 Agustus 2010 jam 21:16
Aq hanyalah orang biasa punya persaan yg lemah
Menghadapi pahit hidup ini seperti puing2 yg berserahan
Aq ingin berdiri yg ko2h seperti batukarang
Walau badai datang takkan menggoyahkannya karna kau besertanya
Ya Tuhan tolonglah AQ ampunilah AQ
Ya Tuhan tolonglah AQ kuatknlah AQ
Walau semua menghancurkan aq tp aq tak akan takut
Walau semua membenci diri ku tp engkau kan memihakku

Aq yakin allah akan selalu bersama qu

the first love never die....


oleh Nichaa Azahh pada 20 Juni 2010 jam 20:33
 
sudah q ukui
Ksalahan........
Yg prnah kubuat s'at itu
Stulus hatiku....
K'padamu

Kusesali lg diri ini
Yg tak pantas utk dirimu
Tp ap yg qu trima
Kau hncurkan pnyesalan itu.......

Mngkin ini smw
Tak pantas.....kau lakukan
Dgan m'balasku
Krn t'nyata tlebih dulu
Kau lkukan itu
Kau sakiti hati ini

Tp tak mngapa
Krena hatiqu tlus tuk m'ncinta_iiiiiiiii dirimu
Smpai akhirNya kau sdar
Aku yg t'baaaaaaaaaiiik

Tak prnah da....Skit hati
Wlau kau tao htiku t'luka
Biarkn lah smw
qu smpan........

Kan qu smpan
Selaaaaaamanya........

JANGAN SALAHKAN AKU BILA AKU BISA SEPERTIMU


oleh Amel d'Meyli pada 23 Agustus 2011 jam 11:55
Demi sebuah impian kau ku tinggalkan
Meski berat mendera langkah tetap ku paksakan
Tiada mata memandang menembus seberang lautan
Segenggam harapan ku titipkan
Lambai tangan bukanlah perpisahan
Gelombang pasang yg menerjang
Tiada habis tergerus pantai tepian
Kepergianku untuk meraih mimpi
Ujarku pasti kembali
Bersama harapan yang pasti
Janji suci yang tak mungkin ku ingkari
Walau terjam curam jalan yang ku lewati
Walau samudera membentang harus ku arungi
Tiada langkah kakiku kan terhenti
Untuk menggapai impian hidup ini
Perjalanan ini merempah pijak di hatiku
Hembusan pesawat melayang membawaku
Melintasi warna langit kelabu
Hingga di Formosa ia singgahkanku
Tiga tahun ku terbelenggu
Terhalang dinding yang sangat jauh

Saat kau tak ada disini dan kau jauh disana
Tanpamu menemani sungguh sepi terasa
Inilah derita jarak yang memisahkan kita
Akan tetapi aku tetap cinta dan setia
Mungkin aku sudah terbiasa seperti ini
Lebih setahun aku hidup tanpamu disisi
Dan akan terus seperti ini sampai ku kembali
Inginnya dirimu mengerti dengan semua yg tengah ku hadapi
Jika ku tak bisa menghampiri
Bukan berarti mencari pengganti
Kita berlari di antara detik-detik waktu
Sambil memikul derita dan berkecambuk sekutu
Juga mengangkang kita dalam lelah dan ragu
Karena mungkin kau jenuh menantiku
Dan aku tak berkuasa untuk menghalangimu
Karena kau belum halal bagiku
Ku sadari siapalah diriku
Aku adalah insan biasa yang tak mampu seperti harapanmu
Berawal telah kau ketahui
Maka seharusnya kau mengerti
Walau aku tak sempurna
Ku harap kau mampu menerima apa adanya

Mungkin kau lelah dengan semua ini
Hingga tak mampu menepis setiap mega yg berhembus menghampirimu
Yang melemahkanmu karena hawa nafsu
Itu adalah coba dan uji untukmu
Jika kau tergiur maka jatuhlah hasratmu dalam buaian yg menipu
Hingga akhirnya kau ingkari janji
Yang sekian lama telah terpatri
Aku tak mampu menduga
Hanya mampu merasa
Dan aku tak mudah percaya
Pada sumpah yg hanya tercuap dari bibir saja
Tahukah bahwa setiap sumpah itu ada kafaratnya
Tak hanya dengan mampu menyebut Asma-Nya
Maka jangan hiasi aura yang indah dengan dusta
Hanya untuk kesenangan semata
Awali Beranda cintamu dengan kejujuran
Agar kau mampu menuai kebahagiaan
Di dunia ini tak ada makhluk yg sempurna
Setiap manusia pasti tak kan pernah luput dari hilaf dan dosa
Akupun tak mampu menghindar darinya
Namun bukan berarti harus melalui hidup dengan Dusta
Katakanlah apa adanya
Agar ku mampu percaya
Agar tak ada yang kecewa
Bila kau inginkan ketulusan cinta dariku
Maka ajari aku bagaimana memberikan ketulusan itu padamu
Karena aku tak bisa memberimu
Andai kaupun tak punya ketulusan itu untukku
Kau ingin aku setia menjaga cintamu
Dan akupun sama sepertimu
Jika kau mampu berbagi rasa pada lainnya
Maka jangan salahkan aku bila aku bisa sepertimu.

tugas ii


oleh Eka Sri Ulina Tarigan pada 15 Juni 2011 jam 12:15
A.  PENGERTIAN
Pemfigus   adalah   kumpulan   penyakit   kulit   autoimun   terbuka   kronik, menyerang kulit dan membran mukosa yang secara histologik ditandai dengan bula intra spidermal akibat proses ukontolisis (pemisahan sel-sel intra sel) dan secara imunopatologi ditemukan antibody terhadap komponen dermosom pada permukaan keratinosis jenis Ig I, baik terikat mupun beredar dalam sirkulasi darah ( Djuanda:2001, hal :186)
Pemfigus  adalah  penyakit  kulit  yang  ditandai  dengan  timbulnya  sebaran gelembung   secara   berturut-turut   yang   mengering   dengan   meninggalkan bercak-bercak berwarna gelap, dapat diiringi dengan rasa gatal atau tidak dan umumnya   mempengaruhi   keadaan   umum   si   penderita.   (Laksman:   1999, hal:261).
B.  ETIOLOGI (Smeltzer dan Bars, 2002, hal:1879)
B.  ETIOLOGI (Smeltzer dan Bars, 2002, hal:1879)

1.   Genetik
2.   penyakit autoimun
3.   obat-obatan (Penisilin dan kaptopril)
4.   sebagai penyakit penyerta seperti neoplasma
C.  MANIFESTASI KLINIK
Tanda dan gejala pemfigus :
1.   Pemfigus Vulgaris
a.   Kulit berlepuh, Ø 1-10 cm, bula kendur, mudah pecah, nyeri pada kulit yang terkelupas, erosi
b.   Krusta bertahan lama, hiperpigmentasi c.   Tanda nikolsky ada
d.   Kelamin, mukosa mulut 60%
e.   Biasanya usia 30-60 tahun f.  Bau specifik
2.   pemfigus eritematosus
a.   Biasanya pada usia 60-70 tahun
b.   Lesi awal : daerah wajah, kulit kepala, punggung, seluruh tubuh berupa bercak,  eritematosa  batas  tegas  (  seperti  kupu-kupu  pada  wajah)  , krusta sifatnya kronis residif
c.   Dinding  bula  kendur,  mudah  pecah,  erosif  yang  dikelilingi  dasar eritematosa, krusta dan skuama krusta basah, bau khas
d.   Tanda nikolsky ada
e.   Mukosa mulut terkena
3.   pemfigus bullosa
a.   Biasanya usia 50-70 tahun
b.   Dinding  bula  tegang berisi  cairan  jernih/  hemoragic  diatas  kulit  yang tampak normal atau eritema
c.   Diameter bula bervariasi
d.   Lesi mulut / genitalis ( 20 – 40 %)
e.   Tidak ada tanda nikolsky
4.   pemfigus vegetans
a.   pada usia lebih muda dibandingkan dengan pemfigus vulgaris
b.   lesi awal dimukosa mulut berbulan-bulan
c.   lesi  kulit  :  lokasi  inter  triginose,  wajah,  kepala,  hidung,  extremitas, selluruh tubuh berupa bula kendur, mudah pecah, erosi vegetans, bau amis, hiperpigmentasi
d.   tanda nikolsky ada

Patofisiologi Penyakit

Pengertian patofisiologi/ definisi patofisiologi. Patofisiologi adalah ilmu yang mempelajari gangguan fungsi pada organisme yang sakit meliputi asal penyakit , permulaan perjalanan dan akibat. Penyakit adalah suatu kondisi abnormal yang menyebabkan hilangnya kondisi normal yang sehat. Ditandai oleh tanda dan gejala, perubahan secara spesifik oleh gambaran yang jelas morfologi dan fungsi dsb.

Berikut ini adalah keyword atau kata kunci tentang patofisiologi penyakit yang paling banyak dicari melalui mesin pencari Google.com:

Patofisiologi penyakit hipertensi, jantung, kanker, demam, ginjal, diabetes, stroke, tumor, hepatitis, asma, infeksi, diare, tbc, jantung koroner, malaria, demam berdarah, hiv, syok, penyakit jantung koroner, aids, kista, hati, katarak, ispa, rematik, demam tifoid, adalah, hepatitis b, hiv aids, herpes, batuk, tetanus, pernafasan, tumor otak, glaukoma, radang, bph, bronkitis, campak, febris, konjungtivitis, gout, thalasemia, pneumothorax, gatal, sesak nafas, peritonitis, mastitis, hematuria, herpes zoster, bronchopneumonia, sakit kepala.

Anda masukkan salah satu kata kunci tentang patofisiologi penyakit-penyakit di atas ke mesin google lalu silahkan pilih hasil search yang anda inginkan. Kalau ingin kata kuncinya tampil spesifik tinggal kasih tanda kutip aja “-”.
Source: http://www.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2015587-patofisiologi-penyakit/#ixzz2SG7malY0


MANIFESTASI KLINIS
Untuk dapat disebut memiliki gangguan hiperaktif, harus ada tiga gejala utama yang nampak dalam perilaku seorang anak, yaitu inatensi, hiperaktif, dan impulsif. Inatensi atau pemusatan perhatian yang kurang dapat dilihat dari kegagalan seorang anak dalam memberikan perhatian secara utuh terhadap sesuatu. Anak tidak mampu mempertahankan konsentrasinya terhadap sesuatu, sehingga mudah sekali beralih perhatian dari satu hal ke hal yang lain.
Gejala hiperaktif dapat dilihat dari perilaku anak yang tidak bisa diam. Duduk dengan tenang merupakan sesuatu yang sulit dilakukan. Ia akan bangkit dan berlari-lari, berjalan ke sana kemari, bahkan memanjat-manjat. Di samping itu, ia cenderung banyak bicara dan menimbulkan suara berisik.
TAHAP DIAGNOSA KEPERAWATAN
March 9, 2010 by mirzal tawi

Pada tahun 1953, istilah diagnosa keperawatan diperkenalkan oleh V. Fry dengan menguraikan langkah yang diperlukan dalam mengembangkan rencana asuhan keperawatan.
Menurut North American Nursing Diagnosis Association (NANDA) (1990, dalam Carpenito, 1997) diagnosa keperawatan adalah keputusan klinis mengenai seseorang, keluarga atau masyarakat sebagai akibat dari masalah-masalah kesehatan/ proses kehidupan yang aktual atau risiko.
Diagnosa keperawatan memberikan dasar-dasar pemilihan intervensi untuk mencapai hasil yang menjadi tanggung gugat perawat. Adapun persyaratan dari diagnosa keperawatan adalah perumusan harus jelas dan singkat dari respons klien terhadap situasi atau keadaan yang dihadapi, spesifik dan akurat, memberikan arahan pada asuhan keperawatan, dapat dilaksanakan oleh perawat dan mencerminkan keadaan kesehatan klien.

1.Tipe Diagnosa Keperawatan.
Diagnosa keperawatan adalah struktur dan proses. Struktur diagnosa keperawatan komponennya tergantung pada tipenya, antara lain:

a.Diagnosa keperawatan aktual (Actual Nursing Diagnoses).
Diagnosa keperawatan aktual menyajikan keadaan yang secara klinis telah divalidasi melalui batasan karakteristik mayor yang dapat diidentifikasi. Tipe dari diagnosa keperawatan ini mempunyai empat komponen yaitu label, definisi, batasan karakteristik, dan faktor-faktor yang berhubungan (Craven & Hirnle, 2000; Carpenito, 1997).
b.Diagnosa keperawatan risiko dan risiko tinggi (Risk and High-Risk Nursing Diagnoses), adalah keputusan klinis bahwa individu, keluarga dan masyarakat sangat rentan untuk mengalami masalah bila tidak diantisipasi oleh tenaga keperawatan, dibanding yang lain pada situasi yang sama atau hampir sama (Craven & Hirnle, 2000; Carpenito, 1997).
c.Diagnosa keperawatan kemungkinan (Possible Nursing Diagnoses), adalah pernyataan tentang masalah-masalah yang diduga masih memerlukan data tambahan. Namun banyak perawat-perawat telah diperkenalkan untuk menghindari sesuatu yang bersifat sementara dan NANDA tidak mengeluarkan diagnosa keperawatan untuk jenis ini (Craven & Hirnle, 2000; Carpenito, 1997).
d.Diagnosa keperawatan sejahtera (Wellness Nursing Diagnoses), adalah ketentuan klinis mengenai individu, keluarga dan masyarakat dalam transisi dari tingkat kesehatan khusus ketingkat kesehatan yang lebih baik. Pernyataan diagnostik untuk diagnosa keperawatan sejahtera merupakan bagian dari pernyataan yang berisikan hanya sebuah label. Label ini dimulai dengan “Potensial terhadap peningkatan…….”, diikuti tingkat sejahtera yang lebih tinggi yang dikehendaki oleh individu atau keluarga, misal “Potensial terhadap peningkatan proses keluarga” (Craven & Hirnle, 2000; Carpenito, 1997).
e.Diagnosa keperawatan sindroma (Syndrome Nursing Diagnoses), terdiri dari sekelompok diagnosa keperawatan aktual atau risiko tinggi yang diduga akan tampak karena suatu kejadian atau situasi tertentu. NANDA telah menyetujui dua diagnosa keperawatan sindrom yaitu “Sindrom trauma perkosaan” dan “Risiko terhadap sindrom disuse” (Carpenito, 1997).

2.Komponen Rumusan Diagnosa Keperawatan.
Secara umum diagnosa keperawatan yang lazim dipergunakan oleh perawat di Indonesia adalah diagnosa keperawatan aktual dan diagnosa keperawatan risiko atau risiko tinggi yang dalam perumusannya menggunakan tiga komponen utama dengan merujuk pada hasil analisa data, meliputi: problem (masalah), etiologi (penyebab), dan sign/symptom (tanda/ gejala).

Problem (masalah), adalah gambaran keadaan klien dimana tindakan keperawatan dapat diberikan karena adanya kesenjangan atau penyimpangan dari keadaan normal yang seharusnya tidak terjadi.
Etiologi (penyebab), adalah keadaan yang menunjukkan penyebab terjadinya problem (masalah).
Sign/symptom (tanda/ gejala), adalah ciri, tanda atau gejala relevan yang muncul sebagai akibat adanya masalah.
Dalam perumusannya sebuah diagnosa keperawatan dapat menggunakan 3 komponen atau 2 komponen yang sangat tergantung kepada tipe dari diagnosa keperawatan itu sendiri. Secara singkat rumusan diagnosa keperawatan dapat disajikan dalam rumus sebagai berikut:
Diagnosa keperawatan aktual:
Contoh: Nyeri kepala akut (Problem) berhubungan dengan peningkatan tekanan dan iritasi vaskuler serebral (Etiologi) ditandai oleh, mengeluh nyeri kepala, sulit beristirahat, skala nyeri: 8, wajah tampak menahan nyeri, klien gelisah, keadaan umum lemah, adanya luka robek akibat trauma pada kepala bagian atas, nadi: 90 X/ m (Sign/Simptom).
Diagnosa keperawatan risiko/ risiko tinggi:
Contoh: Risiko infeksi (Problem) berhubungan dengan adanya luka trauma jaringan (Etiologi)
Pada diagnosa risiko, tanda/gejala sering tidak dijumpai hal ini disebabkan kerena masalah belum terjadi, tetapi mempunyai risiko untuk terjadi apabila tidak mendapatkan intervensi atau pencegahan dini yang dilakukan oleh perawat.

3. Persyaratan Diagnosa Keperawatan.
Persyaratan diagnosa keperawatan, meliputi:
1) Perumusan harus jelas dan singkat berdasarkan respon klien terhadap Situasi atau keadaan kesehatan yang sedang dihadapi.
2) Spesifik dan akurat.
3) Merupakan pernyataan dari: P(Problem)+ E (Etiologi)+S (Sign/Simptom)
atau P (Problem) + E (Etiologi).
4) Memberikan arahan pada rencana asuhan keperawatan.
5) Dapat dilaksanakan intervensi keperawatan oleh perawat.

4.Prioritas Diagnosa Keperawatan.
Menyusun prioritas sebuah diagnosa keperawatan hendaknya diurutkan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan utama klien, dengan kategori:

1). Berdasarkan tingkat Kegawatan
a.Keadaan yang mengancam kehidupan.
b.Keadaan yang tidak gawat dan tidak mengancam kehidupan.
c.Persepsi tentang kesehatan dan keperawatan.

2 ).Berdasarkan Kebutuhan maslow,yaitu Kebutuhan fisiologis,kebutuhan keamanan dan keselamatan,kebutuhan mencintai dan dicintai,kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri.
3). Berdasarkan sarana/sumber yang tersedia,

5.Perbedaan Diagnosa Keperawatan Dengan Diagnosa Medis.
Beberapa perbedaan antara diagnosa keperawatan dengan diagnosa medis dibawah ini:

Diagnosa keperawatan :
Berfokus pada respons atau reaksi klien terhadap penyakitnya.
Berorientasi pada kebutuhan individu, bio-psiko-sosio-spiritual.
Berubah sesuai dengan perubahan respons klien.
Mengarah kepada fungsi mandiri perawat dalam melaksanakan tindakan keperawatan dan evaluasi.

Diagnosa Medis :
Berfokus pada faktor-faktor yang bersifat pengobatan dan penyembuhan penyakit.
Berorientasi kepada keadaan patologis
Cenderung tetap, mulai dari sakit sampai sembuh.
Mengarah kepada tindakan medik yang sebahagian besar dikolaborasikan kepada perawat.

Rasa itu taq akn hilang


oleh Sitiy Ingin Menyendiri pada 04 September 2010 jam 9:16
 
D sni aq msh mengingat drimu
mengingat snyumu dn jnji2mu
indh'a drimu mmbwt aq slalu rndu pdmu..
Qu ingin qau mnjdi mlikqu lg dn jlni hri2 brsmaqu lg.
Sring aq mrasa bhwa qau msh mlikqu.
Tpi,aq tersdr bhwa qau sdh mnjdi miliq'a
hlng sudh keceria2nku smnjk qau terlalu cpt melupaknku..
Wlau rgamu tak bersmaqu ku ingin jiwamu tetp brsmaqu krna rsa ni taq akn hlng wlpun kau telah brsama'a...