oleh Annisa Therainfresh pada 24 Maret 2011 jam 21:23
Gundah menyelimuti hati.
Fikir tertutup awan kelabu.
Rasa yang tak diinginkan.
Datang menghampiriku.
Resah juga gelisa
ia telah mengenyam derita dan tiran rasa
ia mencoba tersenyum di bawah kepedihan
desahannya adalah kepiluan yang terkomplikasi
ia meletakan kondisi sehingga hatinya terkondisi
ia derai air matanya hingga melaut dengan kesedihan
ia membenci dan; mengutuk hukum perasaan manusia
ia terlahir dari pola pikir dan kebijaksanaan setelah derita
setelah ini ia harus membangun jiwanya
kekasihnya adalah dirinya sendiri
ia bakar segala ketamakan dan kemunafikan
yang kerap kali ia tak mampu melihat jiwanya
dan ia bahagia karena rasa............
Fikir tertutup awan kelabu.
Rasa yang tak diinginkan.
Datang menghampiriku.
Resah juga gelisa
Tentang rasa
oleh Annisa Therainfresh pada 11 Agustus 2011 jam 12:28
ia mencoba tersenyum di bawah kepedihan
desahannya adalah kepiluan yang terkomplikasi
ia meletakan kondisi sehingga hatinya terkondisi
ia derai air matanya hingga melaut dengan kesedihan
ia membenci dan; mengutuk hukum perasaan manusia
ia terlahir dari pola pikir dan kebijaksanaan setelah derita
setelah ini ia harus membangun jiwanya
kekasihnya adalah dirinya sendiri
ia bakar segala ketamakan dan kemunafikan
yang kerap kali ia tak mampu melihat jiwanya
dan ia bahagia karena rasa............
kekecewaaan
oleh Annisa Therainfresh pada 18 Juli 2011 jam 7:18
kupasrahkn pdmu y allahi,mungkn saat ne q sdg kcewa,ptahhti n trluka krn org yg q cintai.
tp aq coba tuk trsnyum
tp aq coba tuk trsnyum

Tidak ada komentar:
Posting Komentar