Sastrawan Muda


Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com
terima kasih telah berkunjung di bloger karya putra yogyakarta. saran dan kritik adalah sebuah permintaan tak bersuara dari saya pribadi demi terciptanya sebuah kelayakan pada karya ini. :)

Kamis, 06 Oktober 2011

Jogjaku.... Owh... Jogja

tak ada lagi kata
tatkala bumi berguncang
amatlah kerasnya
di bantul
mata yang menatap ke atas
langit merah
puncak gunung merapi
segera berpaling ke bantul
tak juga ada kata
sungai opak terperangah
bisu
tatkala guncangan bumi
meruntuhkan rumah-rumah
serentak
bergemuruh
sang maut
merenggut nyawa
korban demi korban
bergelimpangan
di timbun reruntuhan
di bantul
di klaten
di imogiri
di panggungharjo
di trumulyo
di sleman
di yogyakarta
tak juga ada kata
diguyur hujan deras
hanya angka-angka yang tersisa
menghitung kehancuran dengan tenda pengungsian
menghitung luka dengan kapas berdarah
menghitung lapar dan dahaga dengan suara lirih
melahirkan satu kata
: ?tolong??
bersahut-sahutan dari mulut ke mulut
: ?tolong??
menerobos batas kota demi kota
: ?tolong??
merambat dari pulau ke pulau
menyeberangi samodra
: ?tolong??
membaluti seantero permukaan bumi
tatkala usailah sudah bumi berguncang
kita pun hanyalah mampu menghitung kuburan yang harus kita gali
dengan butir-butir air mata
butir-butir tasbih zikir & doa
untuk mereka yang telah berangkat mendahului
dengan kereta kencana

Si Kecut Sri Rama Deni & Maulana Razis

Kau mentari pagi
Memberi harap dan kasih
Kasih ini murni
Bersemi indah di hati
Sadarkah dirimu
Kasih ini untukmu
Walau ku tak milikimu
Walau rasa tak terbalas
Namun kasih tak memilih
Aku adalah kekasihmu
Dalam khayalan indahku
Aku adalah pangeranmu
Dalam istana anganku
Ku inginkanmu
Ku cintaimu
Melebihi batas anganku
Belai embun pagi
Beriku dingin dan sepi
Bagai hati ini
Membeku di dalam sunyi
Sadarkah dirimu
Sakit ini darimu
Karena dia telah milikimu
Walau perih tak terperi
Namun cinta tak mendendam
Aku adalah nahkodamu
Dalam samudera mimpiku
Aku adalah mentarimu
Dalam dunia fantasiku
Ku mendambamu
Ku memujamu
Melampaui batas anganku
Cinta berakarkan hati
Menjalar tiada henti
Hingga temukan cinta sejati
Berbunga hingga akhirnya mati

Van Der Swald KOBARAN CINTA DARI MEDAN


Pernahkah mencinta api?
Yang kobarnya memerahkan senja
Perciknya menggubah hangat
Namun tiada pernah bertuan
Bebas sebelum redup
Cahayanya memencar keindahan
Dalam kengerian ia berkobar
Ingatkah indah bunga?
Yang warnanya tentramkan mata
Harumnya tebarkan pesona
Hingga khayal tidak henti
Sebuah perbandingan keindahan
Pada semua makhluk ciptaan Tuhan
Dalam paradigma ia dibandingkan
Maka saat sabit bulan datang
Sinarnya pantulkan keindahan
Dari bunga dan api
Kobaran indah….
Dari harumnya kehilangan
Ketika bunga mencinta sang api
Dan mereka buta kan rasa
Keindahan itu menghilang
Dalam sebuah hasrat yang tertinggalkan
Sebuah kenang akan percampuran
Keindahan yang mengerikan

SEKEPING HATI DARI ANNISA

Puisi mu begitu puitis..
Makna lisan mu begitu dalam..
Arti sikapmu begitu luas..
Kata hatimu begitu menghujam..
Tak mampu ku menatap..
Tak mampu ku berucap..
Tak mampu ku besikap..
Hanya hati yang dapat menangkap dan merasakan..
Meski misteri belum juga tersibak..
Wahai .. Sayangku…
Selalu ada dua sikap yang aku tangkap…
Kadang sangat romantis seromantis untaian nyanyian cinta…
Kadang cuek seolah tak ada apa-apa…
Entah makna apa yang tersirat…
Tak mampu sepenuhnya ku ungkap…
Sampai tak berani aku menafsirkanya…
Aku hanya hati yang mengikuti kata hati ku sendiri..
Ku akan mengalir seirama apa kata hatimu..
Bila hatimu masih mengetuknya ku akan ikuti kemanapun dia pergi..
Dan bila itu hanya fatamorgana….aku tetap akan mengiringinya..

sementara untk slmanya


oleh Rha Ingin Dmengerty pada 09 September 2011 jam 11:38
 
low skrng qt brpsah hanya untuk smentara dan ntuk bersma slma ny g' pa, aq ikhlas. Pi low prpisahan ne awal dri qt kan psah untuk slma na, aq g' bsa.
Aq dh trlnjur jtuh trllu dlam, rsa na g' kan bisa bwt qu brdiri lge.
jika prjodohan itu bner trjdi, aq g' tw gemana nti na dengan hidup aq.
Pi aq prcya ma yg prnah trucap.
"g' kan mungkin bisa hidup serumah dan brumah tngga dngan org yg g' di cintai"

Q kan stia menunggu mu
Mpe qmu dtng lge hnya buat aq

Keindahan Fantasi Cinta (Al Muktashim)


oleh L-tha Yupz pada 02 Maret 2011 jam 10:03

Riuh... ramai... gaduh... dan penuh kegembiraan
Taman hati berwarna warni
Panggung rumah paru-paru berdiri kokoh
Kolam cinta mengalir indah keawan kasih
Badan terasa sejuk...
Segar tak terkirakan
Rumput selaput nadi bergoyang lembut
Di tiup angin cinta sejati
Burung camar jantung menukik pelan
Hinggap di pohon tulang iga putih
Matanya melihat kearah taman hati
Pandangannya terpesona oleh pemandangan cantik
Bidadari cinta dan pangeran kasih sayang
Bersenda gurau diangan yang tinggi
Hati pun gembira...
Jiwa pun lega...
Ya Allah...
Abadikan keadaan ini
Agar menjadi pedoman
Bagi hati yang saling menyatu
Mentari sanubari tersenyum riang
Alam jiwa bergembira ria
Serentak...
Jiwa0jiwa riang berdansa di sekitar taman hati
Oooh...
Indahnya fantasi cinta

pacaran islami


oleh El-fikri Fara pada 08 Juni 2011 jam 15:59
 
1. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita
(jadi bertiga)

Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102]
Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)

2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya

“Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.” [HR Bukhori: 1088, Muslim 1339]

3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya
“…..jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341]
-4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan, jangan meraba, jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan

“Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)
Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa'i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]

5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya

“Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya..” (Al Qur’an Surat An Nur ayat 30)
“…zina kedua matanya adalah memandang….” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i)

6. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur’an Surat Al Isra 32)

“Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba, kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah, dan mulut berzina dan zinanya adalah mencium.” (H.R. Muslim dan Abu Dawud)
7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok

“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).
“Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (H.R. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih.)

WARNING:

sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran, misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran…

sebuah syair mengatakan:

kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil
permulaannya memandang, lalu tersenyum, kemudian menyapa, lalu mengobrol, lantas janjian, kemudian berkencan, dan akhirnya berzina

Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa, Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun…

JIKA MEMANG RINDU ITU SALAH............


Ya aku slalu melihat wajahnya setiap hari
Aku juga membayangkan raganya mewarnai hariku
Di setiap do’a-ku pada-Nya aku berharap Tuhan menggenggam pintaku
Bahwa rasa cintaku ini bagaikan sungai nil di Arab sana
Padamu…
Bila dari awal ini semua salah
Termasuk perasaan dan cintaku padamu
Yang mungkin terlalu memaksa
Aku akan melupakan segalanya
Tapi,
Aku takkan bisa melupakanmu
Biarkan rasaku ini berakir dalam sebaris cerita yang belum terselesaikan
Biarkan cintakku ini menjadi memori kecil yang merusak kalbu