Sastrawan Muda


Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com
terima kasih telah berkunjung di bloger karya putra yogyakarta. saran dan kritik adalah sebuah permintaan tak bersuara dari saya pribadi demi terciptanya sebuah kelayakan pada karya ini. :)

Rabu, 19 Oktober 2011

Termenung aku...




oleh : Sari Rulan

Termenung aku
Dalam kesendirian
Dalam kegelapan

Denting gitar kupetik
Nada-nada indah kunyanyikan
Denan air mata yang mengalir deras
jatuh perlahan dari lekuk pipiku

Terpikir oleh ku
Terkenang di bayangannku

Setetes keringat
yang mengalir deras
memabasahi tubuh kecilku

Kupahat batu
Kuangkat tumpukan kayu
Di pundak kurusku

Tapi aku tak mengerti
Tak pernah kau sadari
Tak pernah kau pahami

Aku hanyalah seorang lelaki
yang tak berarti untukmu
Aku hanyalah seorang bodoh
Yang ingin membuatmu tersenyum

Namun takkan kusesali
dan aku kan selalu berkata
Biarkan keringat ini mengalir
Biarkan dahaga ini terus kurasakan

Asal kan kau tersenyum
asalkan kelak kau memahami

Semua ini hanya untuk mu...

Rasa ini

oleh Nia Desriva pada 17 April 2011 jam 22:56
Caramu yg pudarkan rasaku,,,
Caramu yg mematikan anganku,,,
Caramu yg hapus inginku,,,
Tak terhitung Lg detik yg kulalui,,,
Hingga akhirnya aq sampai dititik egoku,,,
"Tak harus sepenuh hati menyayangimu,hanya kn menyakiti"

kembli tersakiti



oleh Rha Ingin Dmengerty pada 09 Oktober 2011 jam 17:56
 
aqu tahu hari ini adalah hari yang paling bahagia dalam sejrah hidup mu
hari yang tak kan mungkin pernh ku lupakan
hari yang telah lama kau nantikan
sungguh di saat hri bahagia mu ini,
aq ingin melihat gurat  kebahagiaan dari wajah mu
aq ingin melihat lekuk senyum dari bibir mu,
aq ingin melihat sinar suka cita dari mata mu,
tapi aq tak tahu apa aqu mampu untuk menatapmu???
aq tak pernah menyesal atas apa yang telah terjdi antara diri ku dengn  diri mu,
aku tak menyesal mengenal mu,
tak menyesal dekat dengan mu,
tak menyesal mempercayai diri mu,
tak menyesal menyayangi mu,
yak menyesal mencintai mu,
aqu mampu menerima kenyataan yang tlah terjadi dalam hidup qu,
aqu ikhlas jika kau memang meninggal kan qu untuk menuju hidup yang lebih baik
yang aq tak mampu.......
melupakan semua janji-janji mu
janji mu, menjadi kan ku makmum dalam shalat mu,
menjadikan qu peredam dalam amarah mu,
menjadikan qu sumber bahagia mu dalam kesedihan mu,
kemna semua it?????
pa yang bisa qu lakukan dengan keadaan qu yang sudah seperti ini...???

AIR MATA DI PELAMINAN MU


AIR MATA DI PELAMINAN MU

Gemuruh Halilintar Guncangkan Ufuk Barat
Senjapun Luntur Memerah.

Seketika Sang angin meniupkan  hawa dingin tembus ke sukmaku.
Hari itu adalah hari kerajaanmu dengan nya.

Gundah gulan Masuk menerobos sesakkan dadaku
Hingga aku terkulai layu di kamarku.
Cemburu......
Kehilangan.....
Kesepian......
Memaksa mataku untuk jujur berbibicara.
Kalimat demi kalimat hanya terucap dengan bahasa air mata
Mengalir dengan makna yang tak jelas.

Kuhampiri jendela Kamar ku
Menatap jauh ke langit.
ku selipkan Do'aku di celah rintik gerimis.

"Ya'allah pemilik minda dan jiwa......
Jika engkau tawarkan aku seorang pengganti yang abadi untuk aku....
ampuni aku ya allah..... bukan itu yang aku mau.....!!
Yang aku inginkan adalah agar hari ini cepatlah berlalu....

"Ya'allah Pemilik Airmata......
Jika benar ada sisa kebahagiaan untukku kelak hari nanti
Maka aku mohon padamu ya allah... Bungkuslah kebahagiannku itu
Untuk ku jadikan kado di hari pernikahan nya ini.....

Yang aku tahu Dia mencintaiku ya allah........
Dan engkaupun tahu bahwa akupun mencintainya.....

Hamba sadar ya allah...
Meski telah ku persembahkan kesucianku sebagai bukti cinta kami
Namun Restu dan Ridhomu tidak engkau perkenankan untuk kami...

Wahai Engkau Yang di pelamina.......
Hapuslah Air mata mu.....
Sambut dia sebagai Berlian dalam bahtera mu.
Lupakanlah aku......
Meski hakikan nya sulit
Aku akan coba membunuh gambaran tentang kita dalam ingatanku.

Usaplah Air mata mu sayang...........
Dan lihatlah aku dengan batin mu.
bahwa disini aku sedang tersenyum dalam isak eluhku
Untuk mengulur do'a restu ku meski tak dapat hadir dipelaminanmu.

Wahai sayang ku........
Sebelum terlanjur jauh aku melangkah
Aku ingin Kau simpan kalimat ini ke dalam darah mu.
Bahwa "Engkaulah hal yang terindah dari yang pernah ada "