Sastrawan Muda


Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com
terima kasih telah berkunjung di bloger karya putra yogyakarta. saran dan kritik adalah sebuah permintaan tak bersuara dari saya pribadi demi terciptanya sebuah kelayakan pada karya ini. :)

Rabu, 12 Oktober 2011

RINDUMU ADALAH RINDUKU

Jika kemarin adalah sebuah kenangan…
mengapa aku tidak bisa mengenang suatu kebahagiaan yang indah..??
sebuah moment yang aku sangka tidak akan pernah berakhir… saat-saat istimewa yang tidak akan pernah pudar…
dan hari-hari yang aku fikir tidak akan pernah hilang…
dimana ketika waktu melahirkan jutaan detik untuk mengenang sebuah kebersamaan yang aku kira tidak akan pernah tenggelam di telan kegalauan…

Jika hari ini adalah sebuah kenyataan…
mengapa aku tidak dapat menerjemahkan bahasa alam yang telah mengisyaratkan realita dan fakta yang terukir kala dusta kian menyapa…
mengapa aku tidak mampu berdiri tegak di atas lidah hari yang kan menjabarkan firman Allah melalui kicau burung dan deru angin yang aku dengar dan aku rasakan pagi ini…

Jika esok adalah sebuah harapan..
mengapa aku tidak bisa bermimpi untuk asa esok hari yang akan menjelma sebuah tawa abadi yang kan meruntuhkan ratusan hari kesedihan… yang kan mengembangkan seuntai senyum di antara kita….

Detik ini aku fatwakan bahwa rinduku makin menjadi padamu wahai yang ku puja.
Aku mohon ubahlah hayal ku jadi sentuhan nyata...
Aku ingin men dekapmu..

Detik ini Aku ikrarkan bahwa hati ini dan seluruih raga ini
akan kubalut dengan nama mu. karena kaulah pemilik nya
Aku mohon Bangunkan aku dari mimpi ini. dan peluklah aku dengan sisa rasa yg ada pd rasamu

RINDU DALAM KERINDUAN

Saat ini, ada rasa kangen dan rindu yang bergejolak di dadaku
saat tak kudengar lagi suara merdumu yang harap kunanti
'tuk menyapaku dan membelai gendang telingaku dengan merdu dan indah
membawaku melayang terbang tinggi ke angkasa dalam peluk hangat suaramu

Saat ini, kehadiranmu amat kunantikan sesaat
tak ada lagi kerinduanku selain terhadap dirimu seorang
yang melangkah pergi tinggalkan daku seorang diri
terbang dan tak pernah kembali ke pangkuanku lagi....

Saat ini, keindahanmu selalu membayang di pelupuk hatiku
wajah, senyum dan rona ceria binar matamu amat kudambakan
segeralah kembali dalam belaianku yang kangen dan merindukan dirimu
hanya dirimulah segala kasih sayang kucurahkan padamu....

Kuingin kau hadir kembali dalam bayang mimpiku yang terindah
ditemani Sang Rembulan malam yang tersenyum bahagia
ditemani sang Bayu yang semilir sejuk di pesisir laut yang berderai kagum
bersamamu aku merasakan kebahagiaan yang terindah dalam hidupku...

Kembalilah padaku, kasih
dekap erat dan peluk hangatlah diriku ini
yang amat mendamba dan merindukanmu
saat ini...jangan besok atau esok hari....
kunantikan selalu kehadiranmu...di hatiku yang terindah...
hanya untukmu...dirimu...seorang....

Kerinduan yg tak brujung

Oleh : Annisa Therainfresh
Malam semakin dingin mencekam
merayap di daun yang kuning meluruh
helai demi helai terlepas
berguguran
menapak lagi
terjuntai lagi

Jiwaku terasa membeku saat kutarikan pena ini
dalam relung dukaku yang makin menipis
Meniti asa yang tak berujung
penuh debur ombak dan nyanyian burung Camar yang terhempaskan
tak bertepi dan tak berujung...tanpa batas...

Mengapa harus kulalui hari yang indah tanpa kepastian
hari yang menggerogoti sisa kalbu dan anganku
yang makin menyusut karena terpaanmu yang sepoi namun meluluhkan diriku
tanpa jawab dan tanpa tanya
hilang tak berbekas
hanya terisa rasa kerinduan yang terdiam hening...

Apakah kerinduan dan sinar mentariku tak bisa memadamkan gejolak hatimu?
adakah bintang di angkasa yang mampu menyimpan kasmaran hati ini untukmu?
mengapa keheningan terus membayangku...menantiku dalam sepi
dimanakah dirimu kini wahai pujangga belahan hatiku...?

Malam semakin beranjak pergi
meninggalkan luka terdalam di hati indahku
meninggalkan rasa kecewa tak terperi
melupakan sejenak nyanyian merdu sang burung Murai yang hinggap di dahan
yang menatapku penuh arti dalam nuansa semu yang berbingkai...

Adakah hati indah yang kan membelaiku
menapaki hari indah bersamaku...
merangkai kata membuka asa yang tergerai
bersendung rindu bersamaku...selamanya...selamanya...bersamaku...

Kucurahkan segenap daya kasihku untukmu
kulalui onak duri yang membalut hatiku
kuberlari menjemputmu dengan rengkuhan kedua tanganku
ketersenyum indah hanya untukmu ... seorang...

namun...
tiada jawab yang kudengar
dan tiada kata yang terucap
hanya desir sang bayu yang menggapaiku
menyadarkanku..bahwa aku dalam kesendirian...

Akhirnya...
hanya sang waktulah yang kan menjawabnya...
yang kan menghitung hari demi hari bersamaku
dalam sepi yang tak bertepi
dalam nuansa yang tak berbekas...

semoga kau mendengarkan untaian mutiara hatiku ini...

KERAGUAN Q

KERAGUAN Q

oleh Annisa Therainfresh pada 12 Oktober 2011 jam 22:03
Duhai Allah.....
Kemanapun aku pergi
dosaku seLaLu mengikuti
DaLam setiap nafasku
berhembus kesombongan diri
Disetiap Langkahku tak henti mengikuti
Jiwaku berjaLan mengejar mimpi yang tak pasti
Ya Allah Ya Rabbi
BantuLah aku temukan diri
Kemana Lagi aku mesti mencari
Mengisi diri dengan hidup yang berarti
Padamu Ya Allah
Berharap aku bimbingLah hati

Duhai Allah....
DaLam kekosongan hatiku kukejar cinta Mu
Kujatuhkan jiwa daLam rindu Mu
Nurani cinta Mu teLah membakar hatiku
BiarLah dunia ini tak ramah padaku
Namun siramiLah jiwaku dengan ma’firoh Mu
BukakanLah pintu hakekat Mu untukku

agar ragu tak datang padaku

Aku akan ada Untuk mu


Oleh : Annisa Therainfresh

Kesabaranku dalam memahami sikapmu
Meski harus tersakiti
Ku bangga karena ku miliki rasa ini untukmu
Hingga saatnya tiba kita akan mengerti …
Bahwa takkan ada yang abadi
Takkan ada yang bisa merubah takdir Tuhan
Tapi selama kita bisa menjaganya
Maka Tuhan pun kan menjaganya untuk kita …
Mungkin aku takkan tinggalkanmu
Tapi aku juga tak bisa tuk memaksamu
Percayalah aku kan baik-baik saja di sini
Karena aku masih di sini untukmu …
Kan ku nanti dirimu dalam asaku
Kan ku nanti dirimu dalam renungku
Dan aku selalu di sini untukmu
Menanti dirimu selamanya….

BIARKAN KAMI MELANGKAH

Kami yang menapaki langkah
penuh kotoran dan kegelapan

kami yang tersesat nan terhina
adakah harap tangan menggapai

Dilusinan kata yang kami gurat
kami coba ketuk hati..kamu..kamu

karna kami juga teman mu
beri kami tempat bernaung

Beri kami tempat berpijak
agar langkah kami takterhenti

beri kami tempat berkarya
agar kamimerasa ada

Bukan hormat tangan…kamu..kamu
yang kami harapkan
bukan tatap kagum….kamu..kamu
yang kami inginkan

Kami hanya sekedar tahu
langkah kami masih terseok

kami hanya sekedar merasa
tangan kami masih gemetar

Kami hanya sekedar berharap
biarkan langkah kami terpijak

agar kami menuju pelaminan
sebagai pasangan yg mengusung cinta.