Sastrawan Muda


Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com
terima kasih telah berkunjung di bloger karya putra yogyakarta. saran dan kritik adalah sebuah permintaan tak bersuara dari saya pribadi demi terciptanya sebuah kelayakan pada karya ini. :)

Minggu, 30 Oktober 2011

TINTA TERAKHIRKU

Di bening matamu kemarin
kutemukan sebutir air mata yang kau tahan
mengeras jadi mutiara
jatuh ke bibirmu
tinggal disana sebentar
menggetar
kemudian menyusup ke tenggorokan

mungkin saja
ia yang sekarang menjelma serak dan sesak pada
barisan kata perpisahan

sudah jangan sendu, sayang
aku ingin pergiku kali ini terdengar merdu
agar angin malam
atau hujan
atau bahkan udara dingin dan kebekuan
bisa mengingatkanmu kapan-kapan
tentang kisahku dalam rindu-rindu
yang haru
tapi tidak biru

aku akan tetap menjadi keindahan
jingga di pagi dan senja
lagu-lagu yang menyapa kelopak matamu sebelum terik
dan mengendap-endap sesaat di lelahmu sebelum mimpi

KERAPUHANKU




Yang melayang dari khayalku
Mengetuk candela pantai
Rajutlah sangkarmu
Dari sebuah kematian
Biar aku tak mati rasa
Lubang Tanya
Jungkalan angan
Serpihan cinta
Secarik kedamaian
Lukis abadi

Berarak kau mulai petang
Saat matahari tenggelam
Sisiku menantang

Kaukah itu
Gagak tersayangku
Bulu lusuh nan sayu
Menantang hujan gerimis
Mengepak tanpa tangis
Agar rapu setiap nista

Kaukah bahagia itu
Menggenggam bimasakti
Bersamaku langit satu
Menitis pekat sepi